MENU TUTUP

Dalam Sebulan, LRT Palembang Merugi Rp 9 Miliar 

Selasa, 12 Februari 2019 | 11:20:52 WIB | Di Baca : 1762 Kali
Dalam Sebulan, LRT Palembang Merugi Rp 9 Miliar 

 

SeRiau - Biaya operasional kereta light rail transit (LRT) Palembang, Sumatera Selatan, digelontorkan pemerintah pusat sebesar Rp 10 miliar dalam sebulan. 

Sementara, penghasilan dari operasional LRT Palembang, hanya mendapatkan Rp 1 Miliar perbulan dengan total penumpang dalam sehari sekitar 5.000. 
Dengan pendapatan tersebut, operasional LRT mengalami kerugian sebesar Rp 9 Miliar per bulan.

Direktur Jenderal Perkereta Apian Kemenhub Zulfikri mengatakan, pendapatan LRT yang minim dari jumlah pengeluaran dikarenakan masih dalam masa konstruksi. 

Masa kontruksi ini pun, menurutnya akan berakhir hingga Mei 2019 mendatang. 
"Masa kontruksi sampai Mei, sekarang itu dengan penumpang sekitar 5.000, ya dapat segitu (Rp 1 miliar per hari)," kata Zulfikri, ketika kunjungan kerja di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (11/2/2019). 

Zulfikri mengatakan, pada tahun 2019, pemerintah kembai menggelontorkan dana sebesar Rp 123 miliar hingga akhir tahun mendatang.

Dana subsidi itu dikeluarkan untuk menutupi biaya operasional LRT Palembang, Sumatera Selatan. 
Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Plafon Stasiun LRT Palembang hingga Kompleks Jakabaring Rusak
"Setelah Mei, nanti akan dilihat (hasilnya), Balai Pengelolaan LRT sudah terbentuk nanti akan melihat perkembangannya. Tahun ini biaya subsidi Rp 123 Miliar," ujar dia. 

Meski begitu, Zulfikri mengklaim jumlah penumpang LRT Palembang terus mengalami peningkatan, terhitung sejak tiga bulan terakhir. Di mana kalkulasi penumpang naik 12 persen dalam sehari.

"Penumpang harian naik 12 persen setiap hari. Artinya masyarakat sudah mulai menggunakan LRT sebagai transportasi harian," ujar dia.

 


Sumber KOMPAS.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital